Finance adalah bidang yang berfokus pada pengelolaan uang, perencanaan anggaran, investasi, pembiayaan, dan pengambilan keputusan keuangan. Dalam perusahaan, finance membantu menjaga arus kas, mengendalikan biaya, mengelola modal, serta memastikan dana tersedia untuk kebutuhan operasional dan pertumbuhan bisnis.
Dalam dunia kerja, finance adalah bagian penting yang mendukung stabilitas keuangan perusahaan. Istilah ini juga digunakan dalam berbagai profesi, seperti admin finance, staff finance, finance analyst, dan finance manager. Di Indonesia, masyarakat mengenal istilah finance melalui perusahaan pembiayaan seperti WOM Finance.
Memahami finance sangat penting bagi individu yang ingin mengelola keuangan pribadi, pencari kerja yang tertarik pada bidang keuangan, maupun pemilik usaha. Artikel ini membahas pengertian finance, fungsi, jenis, tugas, perbedaan dengan accounting, dan contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Quick Answer: Finance Adalah Apa?
Finance adalah ilmu dan aktivitas yang berkaitan dengan perencanaan, pengelolaan, penggunaan, pengendalian, serta pengalokasian dana untuk mencapai tujuan keuangan. Dalam bisnis, finance berperan mengatur arus kas, menyusun anggaran, menentukan kebutuhan modal, mengelola risiko, dan mendukung keputusan investasi.
Secara umum, finance terbagi menjadi tiga bidang utama, yaitu personal finance, corporate finance, dan public finance. Ketiganya memiliki tujuan berbeda, tetapi sama-sama menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya keuangan.
Key Takeaways
- Finance adalah bidang yang berkaitan dengan pengelolaan dana dan pengambilan keputusan keuangan.
- Fungsi finance mencakup perencanaan, penganggaran, pengelolaan kas, investasi, dan pengendalian risiko.
- Tiga jenis utama finance adalah personal finance, corporate finance, dan public finance.
- Admin finance menangani dokumen, transaksi, dan administrasi keuangan perusahaan.
- Staff finance membantu mengelola pembayaran, arus kas, anggaran, dan analisis keuangan.
- Finance, accounting, dan tax memiliki tanggung jawab berbeda tetapi saling mendukung.
- WOM Finance merupakan perusahaan pembiayaan nonbank, bukan istilah umum dalam ilmu keuangan.
- Pengelolaan finance yang baik membantu individu dan bisnis menjaga stabilitas keuangan.
Apa Itu Finance? Pengertian dan Definisinya
Finance berasal dari bahasa Inggris yang berarti keuangan. Dalam pengertian luas, finance adalah bidang ilmu dan praktik yang mempelajari bagaimana individu, perusahaan, dan pemerintah memperoleh, menggunakan, mengelola, serta mengalokasikan dana.
Finance tidak hanya membahas jumlah uang yang dimiliki. Bidang ini juga berkaitan dengan keputusan mengenai sumber pendanaan, waktu penggunaan uang, biaya modal, hasil investasi, dan risiko yang mungkin terjadi.
Contohnya, ketika perusahaan ingin membuka cabang baru, bagian finance harus menghitung kebutuhan modal, biaya operasional, perkiraan pendapatan, dan sumber pembiayaan. Analisis tersebut membantu manajemen menentukan apakah rencana ekspansi layak dijalankan.
Pengertian Finance dalam Perusahaan
Dalam perusahaan, finance adalah fungsi yang bertanggung jawab terhadap perencanaan, pengelolaan, dan pengawasan sumber daya keuangan.
Divisi finance membantu memastikan perusahaan memiliki dana yang cukup untuk membayar kebutuhan operasional, memenuhi kewajiban, dan mendukung pengembangan bisnis.
Kegiatannya dapat mencakup pembayaran pemasok, pengelolaan kas, penyusunan anggaran, penagihan pelanggan, analisis investasi, dan penentuan kebutuhan pendanaan.
Pengertian Finance dalam Kehidupan Sehari-hari
Dalam kehidupan pribadi, finance adalah bagian dari aktivitas mengelola pendapatan, pengeluaran, tabungan, utang, asuransi, dan investasi.
Misalnya, seorang karyawan menerima gaji kemudian membaginya untuk kebutuhan rumah tangga, transportasi, dana darurat, dan tabungan.
Aktivitas tersebut merupakan bagian dari personal finance karena melibatkan keputusan mengenai penggunaan uang untuk memenuhi kebutuhan saat ini dan tujuan masa depan.
Finance Adalah Apa? 7 Fungsi Utamanya dalam Perusahaan
Fungsi finance adalah memastikan sumber daya keuangan digunakan secara efektif, efisien, dan sesuai tujuan.
Dalam bisnis, pengelolaan finance yang baik membantu menjaga kelancaran operasional sekaligus mendukung pertumbuhan jangka panjang.
1. Perencanaan Keuangan
Perencanaan keuangan membantu menentukan kebutuhan dana dan cara mengalokasikannya.
Perusahaan menggunakan perencanaan untuk memperkirakan pendapatan, pengeluaran, investasi, dan kebutuhan modal dalam periode tertentu.
Dalam proses ini, finance adalah bagian yang membantu manajemen menyesuaikan kebutuhan dana dengan kemampuan keuangan perusahaan.
2. Pengelolaan Arus Kas
Arus kas atau cash flow menunjukkan pergerakan uang masuk dan keluar.
Finance membantu memastikan perusahaan memiliki kas yang cukup ketika harus membayar gaji, membeli persediaan, atau memenuhi kewajiban lainnya.
Perusahaan yang mencatat keuntungan belum tentu memiliki kas yang cukup apabila sebagian besar penjualannya belum dibayar pelanggan.
3. Pengendalian Anggaran
Finance membandingkan anggaran yang direncanakan dengan pengeluaran aktual.
Jika biaya operasional melebihi target, bagian finance dapat menganalisis penyebabnya dan memberikan rekomendasi pengendalian biaya.
4. Pengambilan Keputusan Investasi
Finance membantu mengevaluasi investasi dengan mempertimbangkan biaya, manfaat, risiko, dan potensi pengembalian.
Contohnya adalah keputusan membeli mesin produksi, membangun gudang, atau memperluas jaringan distribusi.
5. Pengelolaan Risiko Keuangan
Risiko keuangan dapat timbul akibat keterlambatan pembayaran pelanggan, perubahan suku bunga, fluktuasi nilai tukar, atau kekurangan dana.
Finance membantu mengidentifikasi risiko tersebut dan menentukan langkah pengendalian.
6. Pengelolaan Pendanaan
Perusahaan membutuhkan modal untuk menjalankan kegiatan operasional dan mengembangkan usaha.
Finance membantu mengevaluasi berbagai sumber pendanaan, seperti keuntungan yang ditahan, tambahan modal pemilik, atau pinjaman.
7. Evaluasi Kinerja Keuangan
Finance menggunakan informasi keuangan untuk menilai kondisi perusahaan.
Indikator yang dianalisis dapat mencakup profitabilitas, likuiditas, efisiensi penggunaan modal, dan kemampuan membayar kewajiban.
Finance Adalah: 3 Jenis Utama dan Contohnya
Finance adalah bidang yang memiliki beberapa kategori berdasarkan pihak yang mengelola dana dan tujuan penggunaannya. Secara umum, terdapat tiga jenis utama finance, yaitu personal finance, corporate finance, dan public finance.
| Jenis Finance | Pengertian | Contoh |
|---|---|---|
| Personal Finance | Pengelolaan keuangan pribadi | Tabungan, anggaran, investasi |
| Corporate Finance | Pengelolaan keuangan perusahaan | Modal usaha, pendanaan, investasi |
| Public Finance | Pengelolaan keuangan pemerintah | Pajak dan anggaran negara |
1. Personal Finance
Personal finance adalah pengelolaan keuangan individu atau keluarga untuk memenuhi kebutuhan sekarang dan mencapai tujuan jangka panjang.
Kegiatannya meliputi menyusun anggaran, mengendalikan utang, membangun dana darurat, menabung, berinvestasi, dan merencanakan pensiun.
Contohnya, seseorang menyisihkan sebagian gaji untuk dana darurat sehingga tidak harus mengandalkan pinjaman ketika menghadapi pengeluaran mendadak.
2. Corporate Finance
Corporate finance adalah bidang yang berhubungan dengan keputusan investasi, pendanaan, dan pengelolaan modal perusahaan.
Tujuannya adalah mendukung keberlangsungan usaha serta menciptakan nilai bisnis dengan mempertimbangkan risiko dan biaya modal.
Contohnya, perusahaan membandingkan pinjaman bank dengan penggunaan dana internal untuk membeli mesin baru.
3. Public Finance
Public finance adalah pengelolaan penerimaan dan pengeluaran pemerintah untuk membiayai layanan publik serta mendukung tujuan ekonomi dan sosial.
Bidang ini mencakup perpajakan, belanja pemerintah, pengelolaan utang publik, dan kebijakan fiskal.
Contohnya adalah penggunaan anggaran negara untuk membangun sekolah, rumah sakit, jalan, dan infrastruktur lainnya.
Apa Perbedaan Finance Syariah dan Konvensional?
Finance adalah bidang pengelolaan keuangan yang dapat diterapkan melalui pendekatan konvensional maupun prinsip syariah.
Dalam layanan pembiayaan, perbedaan utama terletak pada struktur transaksi, jenis perjanjian, dan mekanisme memperoleh pendapatan.
| Aspek | Konvensional | Syariah |
|---|---|---|
| Dasar transaksi | Perjanjian konvensional | Akad berdasarkan prinsip syariah |
| Imbalan | Dapat menggunakan bunga dan biaya | Margin, bagi hasil, atau ujrah sesuai akad |
| Bentuk pembiayaan | Kredit dan fasilitas pendanaan | Jual beli, investasi, dan jasa sesuai akad |
| Kegiatan usaha | Mengikuti ketentuan hukum yang berlaku | Juga harus memenuhi prinsip syariah |
| Pengawasan | Regulator terkait | Regulator dan pengawasan kepatuhan syariah |
Otoritas Jasa Keuangan menjelaskan bahwa pembiayaan syariah dapat menggunakan akad seperti murabahah, mudharabah, musyarakah, dan ijarah sesuai jenis transaksi.
Pembiayaan syariah tidak selalu menggunakan sistem bagi hasil. Kewajiban dan mekanisme pembayaran ditentukan berdasarkan akad yang disepakati.
Finance Adalah Bagian Penting Perusahaan: Tugas dan Tanggung Jawabnya
Tugas finance berbeda menurut ukuran bisnis, struktur organisasi, dan jenis perusahaan.
Pada usaha kecil, satu karyawan mungkin menangani pembayaran, kas, dan administrasi sekaligus. Di perusahaan besar, pekerjaan tersebut biasanya dibagi menjadi beberapa fungsi khusus.
Secara umum, tugas finance meliputi:
- Mengelola penerimaan dan pengeluaran perusahaan.
- Memastikan pembayaran dilakukan sesuai jadwal.
- Memantau saldo kas dan rekening bank.
- Menyusun serta mengawasi anggaran.
- Memantau piutang pelanggan dan kewajiban pembayaran.
- Membuat proyeksi kebutuhan dana.
- Menyiapkan data keuangan untuk manajemen.
- Mengevaluasi biaya dan efisiensi operasional.
- Berkoordinasi dengan bagian accounting dan purchasing.
- Membantu menjaga keamanan dokumen keuangan.
Sebagai contoh, ketika perusahaan memiliki tagihan pemasok Rp50 juta yang jatuh tempo dalam satu minggu, bagian finance perlu mengevaluasi ketersediaan kas dan menyiapkan pembayaran sesuai prosedur.
Struktur Divisi Finance dalam Perusahaan
Departemen finance dapat dibagi menjadi beberapa fungsi untuk meningkatkan efisiensi dan pengendalian keuangan.
| Bagian Finance | Tanggung Jawab Utama |
|---|---|
| Treasury | Mengelola kas, likuiditas, dan pendanaan |
| Accounts Payable | Mengelola pembayaran kepada pemasok |
| Accounts Receivable | Memantau tagihan dan piutang pelanggan |
| Financial Planning & Analysis | Menyusun anggaran, proyeksi, dan analisis |
| Corporate Finance | Mendukung keputusan investasi dan struktur modal |
| Financial Control | Mengawasi pengendalian dan pelaporan keuangan |
Dalam praktiknya, beberapa fungsi dapat berada di bawah departemen accounting atau keuangan terpadu, tergantung struktur perusahaan.
Pemisahan tanggung jawab juga penting untuk mengurangi risiko kesalahan. Misalnya, pihak yang menyetujui pembayaran sebaiknya berbeda dari pihak yang memproses dan merekonsiliasi transaksi.
Peran Finance dalam Perusahaan dan UMKM
Finance adalah bagian penting dalam keberlangsungan bisnis karena setiap aktivitas usaha memerlukan pengelolaan dana.
Dalam perusahaan besar, bagian finance dapat memiliki tim tersendiri yang menangani anggaran, kas, investasi, dan pendanaan.
Sementara itu, pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), tanggung jawab keuangan sering ditangani langsung oleh pemilik usaha atau sejumlah kecil karyawan.
Peran finance dalam UMKM mencakup:
- Memisahkan keuangan pribadi dan usaha.
- Menghitung kebutuhan modal operasional.
- Menjaga ketersediaan kas untuk pembayaran rutin.
- Mengendalikan biaya produksi dan operasional.
- Memantau keuntungan dan piutang pelanggan.
- Menyiapkan dana untuk pengembangan usaha.
Contohnya, sebuah UMKM memiliki penjualan Rp80 juta per bulan. Meskipun penjualannya tinggi, pemilik usaha harus tetap memperhitungkan biaya bahan baku, gaji karyawan, sewa, pajak, dan kewajiban lainnya.
Pengelolaan finance membantu pemilik usaha mengetahui jumlah dana yang benar-benar tersedia untuk menjalankan dan memperluas bisnis.
Admin Finance Adalah Apa? Pengertian, Tugas, dan Skill
Admin finance adalah karyawan yang bertanggung jawab mengelola administrasi keuangan, dokumen transaksi, faktur, serta data pembayaran yang mendukung operasional perusahaan.
Dalam struktur organisasi, admin finance adalah posisi yang berperan memastikan informasi transaksi tercatat dengan rapi, dokumen pendukung lengkap, dan data mudah ditemukan ketika dibutuhkan.
Tugas Admin Finance
Tanggung jawab admin finance biasanya mencakup:
- Memasukkan data transaksi ke sistem.
- Mengelola faktur, kuitansi, dan bukti pembayaran.
- Memeriksa kelengkapan dokumen.
- Membantu mempersiapkan proses pembayaran.
- Mengarsipkan dokumen keuangan.
- Memperbarui informasi tagihan pelanggan.
- Membuat rekap transaksi harian atau bulanan.
- Membantu menyiapkan dokumen audit.
Misalnya, ketika perusahaan menerima 30 faktur pemasok, admin finance memeriksa kelengkapan dokumen, mencocokkan informasi dasar, dan memasukkan data ke sistem sesuai prosedur.
Skill yang Dibutuhkan Admin Finance
Untuk bekerja sebagai admin finance, beberapa kemampuan yang penting adalah:
- Microsoft Excel dan pengolahan spreadsheet.
- Administrasi dokumen dan pengarsipan.
- Pemahaman dasar transaksi keuangan.
- Penggunaan software akuntansi atau ERP.
- Ketelitian dalam memasukkan data.
- Kemampuan komunikasi dan manajemen waktu.
Penguasaan rumus Excel seperti SUM, SUMIF, IF, dan XLOOKUP juga dapat meningkatkan efisiensi pekerjaan.
Staff Finance Adalah Apa? Tugas dan Tanggung Jawabnya
Staff finance adalah karyawan yang membantu mengelola aktivitas keuangan perusahaan, termasuk pembayaran, penerimaan dana, pemantauan kas, penyusunan anggaran, dan analisis keuangan sesuai jabatan.
Dalam kegiatan operasional, staff finance adalah salah satu posisi yang membantu memastikan transaksi dan pengelolaan dana berjalan sesuai prosedur perusahaan.
Pada beberapa perusahaan, staff finance memiliki tanggung jawab operasional dan analitis yang lebih luas dibandingkan admin finance.
Tugas Staff Finance
Tugas staff finance biasanya meliputi:
- Memantau arus kas perusahaan.
- Menyiapkan pembayaran kepada pemasok.
- Mengawasi penerimaan pembayaran pelanggan.
- Membantu menyusun anggaran.
- Memeriksa transaksi berdasarkan persetujuan.
- Menganalisis biaya operasional.
- Membuat laporan kas untuk manajemen.
- Berkoordinasi dengan bank dan bagian accounting.
- Mendukung pelaksanaan pengendalian internal.
Sebagai contoh, staff finance pada perusahaan distribusi membantu memastikan pembayaran pelanggan diterima tepat waktu sehingga perusahaan memiliki dana untuk membeli persediaan.
Admin Finance Adalah Apa? Perbedaan Tugas dengan Staff Finance
| Aspek | Admin Finance | Staff Finance |
|---|---|---|
| Fokus | Administrasi transaksi | Operasional keuangan |
| Tugas utama | Dokumen dan input data | Kas, pembayaran, anggaran |
| Aktivitas | Faktur, arsip, rekap | Pengelolaan transaksi dan analisis |
| Skill | Administrasi dan ketelitian | Pengelolaan dana dan analisis |
| Tanggung jawab | Kelengkapan data | Kelancaran aktivitas keuangan |
Perbedaan tersebut merupakan gambaran umum. Dalam perusahaan tertentu, istilah admin finance dan staff finance dapat digunakan untuk pekerjaan yang hampir sama.
Faktor yang Memengaruhi Gaji Admin Finance dan Staff Finance
Gaji pekerja finance berbeda berdasarkan jabatan, pengalaman, lokasi, industri, dan ukuran perusahaan.
Dalam dunia karier, finance adalah bidang yang menawarkan berbagai tingkat pekerjaan, mulai dari administrasi hingga manajemen strategis. Karena itu, penghasilan setiap posisi dapat berbeda secara signifikan.
Posisi administrasi biasanya menekankan keterampilan pengelolaan dokumen dan transaksi. Sementara itu, posisi analis atau manajerial memiliki tanggung jawab lebih besar terhadap perencanaan dan pengambilan keputusan.
| Posisi | Faktor yang Memengaruhi Penghasilan |
|---|---|
| Finance Admin | Pengalaman administrasi, Excel, lokasi |
| Finance Staff | Pengelolaan kas, pembayaran, software |
| Finance Analyst | Analisis data, forecasting, laporan |
| Finance Supervisor | Pengawasan tim dan operasional |
| Finance Manager | Pengalaman manajerial dan skala bisnis |
Tidak ada satu angka gaji nasional yang mewakili semua posisi tersebut. Besar gaji juga dipengaruhi upah minimum setempat dan ketentuan ketenagakerjaan yang berlaku.
Untuk mendapatkan perkiraan yang lebih akurat, bandingkan iklan lowongan terbaru melalui Jobstreet Indonesia berdasarkan kota, pengalaman, dan jabatan yang dituju.
Syarat Menjadi Admin Finance dan Staff Finance
Persyaratan bekerja di bidang finance berbeda-beda sesuai kebutuhan perusahaan.
Namun, sebagian besar posisi membutuhkan kemampuan numerik, ketelitian, pemahaman transaksi, dan keterampilan menggunakan aplikasi keuangan.
Persyaratan Pendidikan
Finance adalah bidang pekerjaan yang membutuhkan keterampilan keuangan, ketelitian, dan kemampuan analisis. Perusahaan dapat menerima lulusan SMK, diploma, atau sarjana sesuai persyaratan masing-masing posisi.
Jurusan yang relevan meliputi:
-
Akuntansi
-
Manajemen
-
Ekonomi
-
Keuangan
-
Administrasi Bisnis
-
Perpajakan
Lulusan jurusan lain juga memiliki peluang bekerja di bidang keuangan apabila menguasai keterampilan yang dibutuhkan perusahaan.
Pengalaman dan Kemampuan Kerja
Selain pendidikan formal, pengalaman magang, keterampilan spreadsheet, dan kemampuan mengelola dokumen keuangan dapat menjadi nilai tambah.
Untuk posisi tertentu, perusahaan juga mengutamakan kandidat yang memahami laporan keuangan, perpajakan, dan penggunaan software akuntansi.
Pelatihan atau sertifikasi profesional dapat mendukung perkembangan karier, tetapi tidak selalu menjadi syarat posisi tingkat pemula.
WOM Finance Adalah Apa? Produk, Cara Kerja, dan Legalitasnya
WOM Finance adalah perusahaan pembiayaan di Indonesia yang beroperasi dengan nama PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk.
Berbeda dengan finance sebagai ilmu atau bidang pekerjaan, WOM Finance adalah nama perusahaan yang menyediakan fasilitas pembiayaan bagi konsumen sesuai produk dan perjanjian.
Dokumen resmi WOM Finance menyatakan perusahaan ini berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Produk dan Layanan WOM Finance
Beberapa produk pembiayaan yang tercantum dalam dokumen resmi WOM Finance meliputi:
- Pembiayaan Motor Baru: Fasilitas untuk pembelian sepeda motor sesuai persyaratan.
- MotorKu: Fasilitas pembiayaan multiguna dengan jaminan sepeda motor.
- MobilKu: Fasilitas pembiayaan multiguna dengan jaminan mobil.
Dokumen Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) MotorKu dan MobilKu menjelaskan bahwa produk tersebut memiliki persyaratan, biaya, tenor, dan risiko yang perlu dipahami konsumen.
Produk yang tersedia dan ketentuannya dapat berubah. Calon konsumen sebaiknya memeriksa informasi terbaru melalui situs resmi perusahaan.
Bagaimana Cara Kerja Pembiayaan WOM Finance?
WOM Finance adalah perusahaan pembiayaan yang menyediakan fasilitas dana bagi konsumen sesuai produk dan persyaratan yang berlaku. Proses pengajuan umumnya melalui beberapa tahapan berikut:
- Memilih produk: Konsumen menentukan jenis pembiayaan sesuai kebutuhan dan kemampuan keuangan.
- Mengajukan permohonan: Pemohon menyerahkan dokumen identitas, bukti penghasilan, dan persyaratan lainnya.
- Verifikasi data: Perusahaan memeriksa kelengkapan dokumen, kemampuan membayar, serta jaminan jika diperlukan.
- Persetujuan pembiayaan: Jika disetujui, konsumen menerima informasi mengenai jumlah pembiayaan, tenor, biaya, dan kewajiban pembayaran.
- Penyaluran dana: Pembiayaan disalurkan sesuai ketentuan produk dan perjanjian.
- Pembayaran angsuran: Konsumen membayar cicilan sesuai jadwal hingga seluruh kewajiban terpenuhi.
Persetujuan pembiayaan bergantung pada hasil evaluasi kelayakan dan pemenuhan persyaratan perusahaan.
Hal yang Harus Diperiksa Sebelum Mengajukan WOM Finance
Sebelum mengajukan pembiayaan, penting untuk memahami bahwa WOM Finance adalah penyedia layanan pembiayaan dengan biaya, kewajiban, dan risiko yang perlu dipertimbangkan. Konsumen sebaiknya membandingkan jumlah dana yang diterima dengan total pembayaran selama masa kontrak.
Beberapa hal yang perlu diperiksa meliputi:
- Jumlah pembiayaan dan dana bersih yang diterima.
- Besarnya angsuran dan jangka waktu pembayaran.
- Suku bunga serta metode perhitungannya.
- Biaya administrasi, provisi, dan asuransi.
- Total kewajiban pembayaran selama masa kontrak.
- Denda keterlambatan angsuran.
- Ketentuan pelunasan dipercepat.
- Risiko terhadap kendaraan atau aset yang dijaminkan.
Dokumen resmi WOM Finance menjelaskan bahwa keterlambatan atau kegagalan pembayaran dapat menimbulkan biaya tambahan dan konsekuensi terhadap jaminan sesuai perjanjian serta ketentuan hukum.
Untuk menghindari risiko keuangan, konsumen sebaiknya membaca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) serta memahami seluruh isi perjanjian sebelum menandatangani kontrak pembiayaan.
Bagaimana Mengecek Legalitas WOM Finance?
WOM Finance mencantumkan status berizin dan diawasi OJK pada dokumen produk resminya. Namun, calon konsumen tetap perlu memastikan status izin terkini dan keaslian pihak yang menawarkan pembiayaan.
OJK menyediakan layanan Kontak 157 untuk membantu masyarakat memeriksa legalitas penyelenggara jasa keuangan.
Informasi selengkapnya dapat diperiksa melalui situs resmi WOM Finance dan Otoritas Jasa Keuangan.
Perbedaan Finance, Accounting, dan Tax
Dalam pengelolaan bisnis, finance adalah fungsi yang berbeda dari accounting dan tax, meskipun ketiganya saling berkaitan.
Finance berfokus pada pengelolaan dana dan pengambilan keputusan keuangan. Accounting menangani pencatatan dan pelaporan transaksi, sedangkan tax berhubungan dengan pemenuhan kewajiban perpajakan.
| Aspek | Finance | Accounting | Tax |
|---|---|---|---|
| Fokus | Pengelolaan dana | Pencatatan transaksi | Perpajakan |
| Tugas | Kas, anggaran, pendanaan | Jurnal dan laporan | Perhitungan serta pelaporan pajak |
| Tujuan | Mendukung kondisi keuangan | Menyediakan informasi akurat | Memenuhi kewajiban pajak |
| Contoh | Proyeksi arus kas | Menyusun neraca | Melaporkan SPT |
Contoh Perbedaannya dalam Perusahaan
Ketika perusahaan membayar gaji, bagian finance membantu menyiapkan dan melaksanakan pembayaran.
Accounting mencatat transaksi penggajian sesuai standar akuntansi, sedangkan bagian tax menangani kewajiban pajak terkait.
Di perusahaan kecil, ketiga pekerjaan tersebut dapat ditangani oleh satu tim. Pada perusahaan besar, tanggung jawabnya biasanya lebih terpisah.
Perbedaan Finance dan Financing
Finance dan financing sering dianggap sama, padahal cakupannya berbeda.
Finance adalah bidang luas yang membahas pengelolaan keuangan, sedangkan financing merupakan aktivitas penyediaan atau perolehan dana untuk memenuhi kebutuhan tertentu.
Di Indonesia, financing disebut pembiayaan.
OJK menjelaskan bahwa kegiatan perusahaan pembiayaan dapat mencakup pembiayaan investasi, modal kerja, multiguna, dan kegiatan lainnya berdasarkan persetujuan regulator.
Sebagai contoh, perusahaan yang menyusun anggaran tahunan sedang melakukan aktivitas finance. Ketika perusahaan memperoleh fasilitas dana untuk membeli mesin, aktivitas tersebut merupakan financing.
Perusahaan Finance Adalah Apa? Perbedaannya dengan Bank
Namun, bank dan perusahaan pembiayaan memiliki cakupan kegiatan usaha berbeda.
| Aspek | Bank | Perusahaan Pembiayaan |
|---|---|---|
| Kegiatan utama | Layanan perbankan | Penyediaan pembiayaan |
| Produk | Tabungan, deposito, kredit | Pembiayaan investasi, modal kerja, multiguna |
| Simpanan masyarakat | Dapat menghimpun sesuai izin | Tidak menghimpun simpanan seperti bank |
| Pengawasan | OJK dan otoritas terkait | OJK |
| Contoh | Bank umum | WOM Finance |
Bank memiliki izin untuk melakukan kegiatan perbankan sesuai ketentuan, sementara perusahaan pembiayaan berfokus pada penyediaan pembiayaan barang dan/atau jasa.
Karena itu, konsumen perlu memahami jenis lembaga dan produk yang dipilih sebelum membuat komitmen keuangan.
Contoh Penerapan Finance dalam Kehidupan Sehari-hari

Finance adalah bagian dari aktivitas keuangan yang tidak hanya digunakan dalam perusahaan besar. Individu, keluarga, dan UMKM juga membutuhkan pengelolaan keuangan yang baik.
1. Mengelola Gaji Bulanan
Seorang karyawan memiliki penghasilan bersih Rp6 juta setiap bulan dan ingin mengatur pengeluarannya.
Berikut contoh anggaran sederhana.
| Kebutuhan | Anggaran |
|---|---|
| Kebutuhan pokok | Rp3.000.000 |
| Transportasi | Rp600.000 |
| Tabungan | Rp900.000 |
| Dana darurat | Rp600.000 |
| Hiburan dan lainnya | Rp900.000 |
| Total | Rp6.000.000 |
Pembagian tersebut hanya ilustrasi. Setiap orang perlu menyesuaikan anggaran dengan penghasilan, kondisi keluarga, kewajiban, dan tujuan keuangan.
2. Mengelola Keuangan UMKM
Sebuah usaha makanan memiliki pendapatan penjualan Rp30 juta setiap bulan.
Pemilik usaha perlu menghitung biaya bahan baku, gaji karyawan, sewa, listrik, pajak, dan pengeluaran lainnya.
Tanpa pengelolaan finance, pemilik usaha mungkin menganggap seluruh pendapatan sebagai keuntungan.
Pencatatan keuangan membantu mengetahui biaya sebenarnya, jumlah kas yang tersedia, dan kebutuhan modal usaha.
3. Merencanakan Pembelian Aset
Seorang pelaku usaha ingin membeli kendaraan untuk kegiatan distribusi.
Sebelum memutuskan membeli secara tunai atau melalui pembiayaan, ia perlu membandingkan harga, total cicilan, biaya perawatan, kemampuan membayar, dan manfaat kendaraan bagi bisnis.
Analisis tersebut membantu menghindari kewajiban yang melebihi kemampuan keuangan.
Bagaimana Finance Bekerja dalam Sebuah Bisnis?
Dalam operasional perusahaan, finance adalah fungsi yang menghubungkan perencanaan anggaran dengan pelaksanaan dan evaluasi keuangan.
Proses pengelolaan finance dapat dijelaskan melalui lima tahapan utama.
1. Menyusun Anggaran
Perusahaan memperkirakan pendapatan, pengeluaran, dan kebutuhan dana untuk periode tertentu.
2. Mengelola Transaksi
Bagian finance mengawasi penerimaan dan pembayaran sesuai jadwal serta prosedur.
3. Memantau Arus Kas
Perusahaan memastikan dana tersedia untuk memenuhi kewajiban yang jatuh tempo.
4. Menganalisis Kinerja
Finance membandingkan hasil aktual dengan target dan anggaran.
5. Melakukan Evaluasi
Manajemen menggunakan hasil analisis untuk memperbaiki keputusan dan meningkatkan efisiensi.
Sebagai contoh, sebuah toko ritel menargetkan penjualan Rp100 juta per bulan. Bagian finance memperkirakan kebutuhan untuk pembelian barang, gaji, sewa, dan pengeluaran lain.
Setelah satu bulan, hasil aktual dibandingkan dengan anggaran. Apabila biaya melebihi rencana, manajemen dapat mengevaluasi penyebabnya.
Indikator Penting dalam Pengelolaan Finance
Untuk mengetahui kondisi keuangan perusahaan, manajemen perlu menganalisis beberapa indikator.
| Indikator | Fungsi |
|---|---|
| Cash Flow | Memantau uang masuk dan keluar |
| Net Profit Margin | Mengukur margin laba bersih |
| Current Ratio | Menilai kemampuan memenuhi kewajiban jangka pendek |
| Debt-to-Equity Ratio | Membandingkan total utang dan ekuitas |
| Return on Investment | Mengukur pengembalian investasi |
| Budget Variance | Membandingkan anggaran dan realisasi |
Mengapa Arus Kas dan Keuntungan Berbeda?
Sebuah bisnis dapat mencatat penjualan Rp100 juta, tetapi baru menerima Rp60 juta karena sebagian pelanggan belum membayar.
Perusahaan mungkin menghasilkan laba secara akuntansi, tetapi dana yang tersedia belum tentu cukup untuk membayar seluruh kewajiban.
Hal tersebut menunjukkan pentingnya memantau arus kas selain keuntungan.
Rumus Dasar Finance dan Contoh Perhitungannya
Finance adalah bidang yang juga membutuhkan pemahaman perhitungan keuangan. Rumus dasar membantu individu dan perusahaan mengevaluasi kondisi keuangan serta mengambil keputusan berdasarkan data.
1. Rumus Arus Kas Bersih
Arus kas bersih menunjukkan selisih penerimaan dan pengeluaran kas selama periode tertentu.
Rumus:
Arus Kas Bersih = Total Kas Masuk − Total Kas Keluar
Contoh:
Sebuah usaha menerima kas Rp40 juta dan mengeluarkan Rp28 juta dalam satu bulan.
Rp40.000.000 − Rp28.000.000 = Rp12.000.000
Artinya, usaha tersebut menghasilkan arus kas bersih positif Rp12 juta pada periode itu.
2. Rumus Net Profit Margin
Net profit margin menunjukkan persentase laba bersih terhadap pendapatan.
Rumus:
Net Profit Margin = (Laba Bersih ÷ Pendapatan) × 100%
Contoh:
Pendapatan usaha Rp100 juta dan laba bersih Rp15 juta.
(Rp15.000.000 ÷ Rp100.000.000) × 100% = 15%
Artinya, setiap Rp100 pendapatan menghasilkan laba bersih Rp15.
3. Rumus Current Ratio
Current ratio membantu menilai kemampuan perusahaan membayar kewajiban jangka pendek.
Rumus:
Current Ratio = Aset Lancar ÷ Liabilitas Jangka Pendek
Contoh:
Aset lancar Rp200 juta dan kewajiban jangka pendek Rp100 juta.
Rp200.000.000 ÷ Rp100.000.000 = 2 kali
Artinya, nilai aset lancar dua kali kewajiban jangka pendek. Namun, hasil tersebut perlu dianalisis bersama kualitas aset dan kondisi arus kas.
4. Rumus Return on Investment (ROI)
ROI digunakan untuk membandingkan keuntungan investasi dengan biaya investasi.
Rumus:
ROI = (Keuntungan Bersih Investasi ÷ Biaya Investasi) × 100%
Contoh:
Investasi awal Rp20 juta menghasilkan keuntungan bersih investasi Rp5 juta.
(Rp5.000.000 ÷ Rp20.000.000) × 100% = 25%
Hasil tersebut menunjukkan tingkat pengembalian sederhana sebesar 25%, tanpa memperhitungkan nilai waktu uang.
Skill yang Dibutuhkan untuk Bekerja di Bidang Finance
Finance adalah bidang pekerjaan yang membutuhkan kombinasi keterampilan teknis dan nonteknis.
Keterampilan Teknis
- Financial Analysis: Menganalisis kondisi dan kinerja keuangan.
- Budgeting: Menyusun serta mengawasi anggaran.
- Forecasting: Memperkirakan kebutuhan dana dan hasil keuangan.
- Cash Flow Management: Mengelola penerimaan dan pengeluaran kas.
- Microsoft Excel: Mengolah dan menganalisis data.
- Financial Reporting: Memahami serta menggunakan laporan keuangan.
- Risk Assessment: Mengidentifikasi dan mengevaluasi risiko.
Keterampilan Nonteknis
Selain kemampuan teknis, profesional finance perlu memiliki ketelitian, integritas, komunikasi, kemampuan memecahkan masalah, dan pemikiran analitis.
Keterampilan menjaga kerahasiaan informasi juga penting karena bidang finance sering berhubungan dengan data keuangan perusahaan.
Software yang Digunakan dalam Pekerjaan Finance
Teknologi membantu perusahaan mengelola transaksi, anggaran, laporan, serta analisis keuangan dengan lebih efisien.
Beberapa aplikasi yang sering digunakan dalam fungsi keuangan dan akuntansi antara lain:
- Microsoft Excel: Pengolahan data, analisis, dan anggaran.
- Google Sheets: Kolaborasi serta pengelolaan spreadsheet.
- Accurate: Pencatatan akuntansi dan transaksi bisnis.
- SAP: Pengelolaan keuangan dalam sistem ERP.
- Oracle NetSuite: Pengelolaan keuangan dan operasional perusahaan.
- Odoo: Modul accounting dan proses bisnis terpadu.
Karyawan finance tidak harus menguasai seluruh aplikasi. Kebutuhan software bergantung pada sistem yang digunakan perusahaan dan tanggung jawab pekerjaannya.
Jenjang Karier dalam Bidang Finance
Finance adalah bidang karier yang menawarkan berbagai peluang, mulai dari pekerjaan administratif hingga pengambilan keputusan strategis.
| Posisi | Tanggung Jawab |
|---|---|
| Finance Admin | Administrasi dokumen dan transaksi |
| Finance Staff | Pembayaran dan pengelolaan kas |
| Finance Analyst | Analisis kinerja dan proyeksi |
| Finance Supervisor | Pengawasan operasional tim |
| Finance Manager | Perencanaan serta manajemen keuangan |
| Finance Director/CFO | Strategi dan kebijakan keuangan |
Jenjang karier tidak selalu mengikuti urutan yang sama. Profesional finance dapat berkembang ke bidang treasury, financial planning and analysis, corporate finance, atau manajemen risiko.
Apakah Lulusan Non-Akuntansi Bisa Bekerja di Finance?
Bisa. Kesempatan bekerja di bidang finance bergantung pada kompetensi dan kualifikasi yang dibutuhkan perusahaan.
Lulusan manajemen, ekonomi, matematika, statistika, atau bidang terkait dapat memiliki peluang.
Namun, beberapa posisi membutuhkan pemahaman khusus mengenai laporan keuangan, akuntansi, perpajakan, atau sertifikasi profesional.
Mengapa Finance Adalah Bidang Kerja yang Menantang?
Beberapa tantangan yang sering dihadapi adalah:
- Menjaga ketelitian saat menangani banyak transaksi.
- Menyelesaikan laporan sesuai tenggat.
- Mengelola arus kas ketika pelanggan terlambat membayar.
- Mengikuti perubahan teknologi dan prosedur.
- Menjaga kerahasiaan informasi keuangan.
- Mengambil keputusan berdasarkan data yang tersedia.
Kemampuan analitis, komunikasi, dan manajemen waktu membantu profesional finance menghadapi tantangan tersebut.
Kesalahan Umum dalam Pengelolaan Finance
Finance adalah bidang yang membutuhkan perencanaan dan pengawasan secara konsisten. Kesalahan pengelolaan keuangan dapat menyebabkan kekurangan kas, pengeluaran berlebihan, hingga kesulitan memenuhi kewajiban.
Beberapa kesalahan yang perlu dihindari antara lain:
- Tidak menyusun anggaran.
- Mencampurkan uang pribadi dan bisnis.
- Mengabaikan arus kas.
- Menganggap pendapatan sama dengan keuntungan.
- Mengambil pinjaman tanpa menghitung kemampuan membayar.
- Tidak menyediakan dana cadangan.
- Berinvestasi tanpa analisis risiko.
- Menggunakan data keuangan yang tidak akurat.
- Tidak melakukan evaluasi berkala.
Menghindari kesalahan tersebut membantu individu dan perusahaan membangun pengelolaan keuangan yang lebih disiplin.
Cara Menerapkan Pengelolaan Finance yang Baik
Pengelolaan finance dapat dimulai dengan langkah-langkah sederhana berikut.
- Tentukan tujuan keuangan. Buat target yang jelas, seperti menabung, menambah modal, atau mengendalikan utang.
- Catat pemasukan dan pengeluaran. Gunakan catatan sederhana atau aplikasi keuangan.
- Susun anggaran realistis. Sesuaikan pengeluaran dengan pendapatan dan kewajiban.
- Pantau arus kas. Pastikan dana tersedia untuk kebutuhan rutin dan pembayaran jatuh tempo.
- Evaluasi secara berkala. Bandingkan kondisi aktual dengan target.
- Kelola pembiayaan secara bertanggung jawab. Hitung total biaya dan kemampuan pembayaran sebelum mengambil kewajiban baru.
Dalam praktiknya, finance adalah alat untuk membantu individu dan perusahaan mengambil keputusan yang lebih terencana, bukan sekadar aktivitas mencatat transaksi.
Kesimpulan
Finance adalah bidang yang berperan dalam perencanaan, pengelolaan, pengendalian, serta pengalokasian dana untuk mencapai tujuan keuangan. Dalam perusahaan, finance membantu menjaga arus kas, mengatur anggaran, mengevaluasi investasi, dan mendukung keberlangsungan bisnis.
Finance juga mencakup berbagai profesi. Admin finance berfokus pada administrasi keuangan, sedangkan staff finance umumnya menangani aktivitas pengelolaan kas, transaksi, dan anggaran. Sementara itu, WOM Finance adalah perusahaan pembiayaan yang menyediakan produk keuangan sesuai ketentuan perusahaan.
Memahami apa itu finance, fungsi, jenis, tugas, dan contoh penerapannya membantu individu mengelola keuangan pribadi, mempersiapkan karier, serta mengambil keputusan bisnis dengan lebih baik.
Finance Adalah FAQs
1. Mengapa Finance Penting dalam Menentukan Harga Jual?
Finance membantu menghitung biaya produksi, margin keuntungan, dan kebutuhan kas agar perusahaan dapat menetapkan harga jual yang menguntungkan dan kompetitif.
2. Apa Perbedaan Finance dan Audit Internal?
Tidak. Finance berfokus pada pengelolaan keuangan, sedangkan audit internal mengevaluasi efektivitas pengendalian, proses, dan kepatuhan perusahaan.
3. Apa Perbedaan CAPEX dan OPEX dalam Finance?
CAPEX adalah pengeluaran untuk aset jangka panjang, seperti mesin. OPEX merupakan biaya operasional rutin, seperti sewa, listrik, dan administrasi.
4. Apa Arti Tutup Buku Bulanan dalam Pekerjaan Finance?
Tutup buku bulanan adalah proses finalisasi transaksi, rekonsiliasi akun, dan penyusunan laporan keuangan untuk suatu periode, biasanya bersama tim accounting.
5. Bagaimana Finance Membantu Bisnis Menghitung Titik Impas?
Finance membantu menghitung break-even point (BEP) berdasarkan biaya tetap, biaya variabel, dan harga jual untuk menentukan volume penjualan minimum agar bisnis mencapai titik impas.
Disclaimer
Artikel ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi, bukan nasihat keuangan profesional. Informasi mengenai gaji, produk pembiayaan, biaya, dan regulasi dapat berubah. Selalu periksa sumber resmi sebelum mengambil keputusan keuangan.
